Hazi Zulhakim Resmi Pimpin KNPI Padang Panjang, Ajak Pemuda Wujudkan Kota yang Lebih Maju
iNews Padangpanjang– Pergantian tongkat estafet kepemimpinan generasi muda Kota Padang Panjang resmi terjadi. Hazi Zulhakim, dengan penuh semangat dan komitmen, dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang Panjang untuk periode 2025-2028. Pelantikan yang berlangsung khidmat di Hall Lantai III Balai Kota, pada Rabu (15/10/2025) kemarin, menandai babak baru pergerakan pemuda di kota yang dikenal dengan sebutan “Serambi Mekah” ini.
Acara yang berlangsung penuh hikmat ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, yang mewakili Wali Kota. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turut menyemarakkan dan mengukuhkan pentingnya momen ini, menunjukkan dukungan penuh pemerintah kota terhadap peran strategis KNPI.
Hazi Zulhakim secara resmi mengambil alih tampuk kepemimpinan dari Andi Arianto, yang telah membawa KNPI pada periode sebelumnya. Proses suksesi ini diharapkan dapat melanjutkan estafet pembangunan kepemudaan sekaligus membawa terobosan-terobosan baru yang lebih segar dan relevan dengan tantangan zaman.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota dan Arahan Strategis
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada jajaran pengurus KNPI yang baru. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah momentum penting yang strategis.
“Pelantikan ini merupakan momentum penting, tidak hanya bagi DPD KNPI, tetapi juga bagi seluruh pemuda Kota Padang Panjang,” tegas Allex, mengisyaratkan tanggung jawab besar yang kini dipikul oleh Hazi Zulhakim dan kawan-kawan.
Baca Juga: Di Balik Patroli Malam Polres Padang Panjang: Strategi Membangun Kepercayaan Publik di Pasar
Lebih lanjut, Wawako Allex mengingatkan adanya payung hukum yang kuat yang siap mendukung setiap langkah KNPI. “Pemerintah Kota telah memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pembangunan Kepemudaan, yang menjadi payung hukum bagi pelaksanaan program-program kepemudaan,” tambahnya. Keberadaan Perda ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan pemicu bagi KNPI untuk merancang program yang terstruktur, terukur, dan selaras dengan visi pembangunan kota.
Visi KNPI Sumbar: Aktivisprenuer untuk Pengentasan Kemiskinan
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, yang hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan arahan yang visioner. Ia menekankan peran sentral KNPI dalam menjawab persoalan mendasar bangsa, khususnya kemiskinan.
Nanda Satria memperkenalkan konsep activispreneur sebagai sebuah gerakan andalan. Konsep ini memiliki dua sisi yang saling melengkapi: mendorong para aktivis untuk menjadi mandiri secara ekonomi melalui kewirausahaan, dan di sisi lain, mengajak para pengusaha muda untuk memiliki jiwa sosial yang tinggi.
“KNPI memiliki peran penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, melalui gerakan activispreneur, mendorong aktivis agar mandiri secara ekonomi dan pengusaha agar memiliki jiwa sosial yang tinggi,” tuturnya. Arahan ini menempatkan KNPI bukan hanya sebagai wadah pergerakan, tetapi juga sebagai inkubator bagi calon-calon entrepreneur muda yang peduli terhadap lingkungan sosialnya.












