Akhir September, Harga Pangan di Padang Panjang Turun: Angin Segar bagi Konsumen di Tengah Kenaikan Terbatas
iNews Padangpanjang– Memasuki akhir September 2024, pasar-pasar tradisional di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, disambut dengan kabar menggembirakan bagi para ibu rumah tangga dan konsumen. Sejumlah komoditas pangan pokok menunjukkan tren penurunan harga yang signifikan, memberikan kelegaan di tengah tantangan ekonomi yang kerap menghantui. Fenomena ini tidak hanya menjadi pembicaraan hangat di warung-warung kopi, tetapi juga menjadi perhatian serius dari analis perekonomian setempat untuk dijaga sustainabilitasnya.
Berdasarkan data resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang, pada minggu keempat September, beberapa barang kebutuhan sehari-hari mengalami kemerosotan harga. Penurunan paling dramatis terjadi pada cabai merah yang anjlok sebesar Rp10.150 per kilogram, dari sebelumnya Rp95.150 menjadi Rp85.000/kg. Cabai hijau juga ikut merosot sebesar Rp5.666 menjadi Rp61.667/kg. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah turun Rp5.367 menjadi Rp32.650/kg, dan bawang bombai turun sedikit Rp400 menjadi Rp33.300/kg. Tak ketinggalan, bawang daun juga mengalami penurunan sebesar Rp700 menjadi Rp9.300/kg.
Selain kelompok bumbu dapur, protein hewani seperti telur itik juga turun sebesar Rp800, sehingga dijual pada harga Rp32.000/kg. Penurunan ini jelas menjadi angin segar yang meringankan beban belanja rumah tangga.
Stabilitas Harga: Kunci Keseimbangan Ekonomi
Chandra Erfiko, Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, menyambut baik tren penurunan ini. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi ini perlu dijaga agar stabilitas harga tetap terjamin di tingkat konsumen.
“Pasokan dari daerah penghasil harus terus dipantau agar harga tidak kembali melonjak. Jika harga terlalu tinggi, masyarakat kesulitan membeli kebutuhan pokok. Untuk itu, menjaga stabilitas harga komoditas adalah kunci untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen,” tegas Chandra.
Baca Juga: Program MBG Perdana di Padang Panjang Diluncurkan di Kelurahan Ekor Lubuk
Peta Harga Komoditas: Mayoritas Stabil, Empat Komoditas Merangkak Naik
Sementara sejumlah komoditas mengalami penurunan, kabar baik lainnya adalah bahwa mayoritas bahan pangan utama lainnya justru menunjukkan harga yang cenderung stabil. Kondisi ini menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih dapat diprediksi bagi masyarakat.
Berikut adalah snapshot kestabilan harga tersebut:
-
Beras: Kualitas I (Rp17.000/kg), Kualitas II (Rp16.000/kg), Kualitas III (Rp15.000/kg).
-
Bahan Pokok Lain: Gula pasir (Rp18.000/kg), Minyak goreng kemasan sederhana (Rp17.000/liter), Tepung terigu Segitiga Biru (Rp13.000/kg).
-
Protein Hewani: Daging sapi (Rp141.667/kg), Ayam kampung besar (Rp90.000/kg), Ayam kampung sedang (Rp80.000/kg), Ayam ras kecil (Rp70.000/kg). Telur ayam ras (Rp28.300/kg) dan telur ayam kampung (Rp54.433/kg) juga stabil.
-
Kacang-kacangan & Susu: Kacang kedelai (Rp11.125/kg), kacang hijau (Rp26.000/kg), kacang tanah (Rp28.000/kg). Susu bubuk (400gr) berada di kisaran Rp45.250 – Rp46.167 per kotak.












