Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Tinjau Jalan Terdampak Bencana di Talu, Mahyeldi Menilai Pengalihan Jalur yang Lebih Aman

Shoppe Mall

iNews Padang Panjang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung kondisi jalan terdampak bencana alam di Kecamatan Talu, Kabupaten Pasaman Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal sekaligus menilai opsi pengalihan jalur yang dinilai lebih aman bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Dalam peninjauan itu, Mahyeldi melihat secara langsung kerusakan badan jalan akibat bencana serta potensi ancaman lanjutan jika jalur tersebut tetap dilalui tanpa penanganan menyeluruh.

Shoppe Mall

Jalan Rusak Akibat Bencana Alam

Bencana alam yang melanda wilayah Talu mengakibatkan kerusakan cukup serius pada ruas jalan penghubung antarwilayah. Longsoran tanah dan tergerusnya badan jalan membuat akses transportasi menjadi rawan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Mahyeldi menyebutkan, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Kita tidak ingin ada korban akibat infrastruktur yang belum aman dilalui,” tegas Mahyeldi di sela-sela peninjauan.

Pengalihan Jalur Jadi Opsi Keselamatan

Melihat tingkat kerusakan dan potensi risiko yang masih tinggi, Gubernur Mahyeldi menilai pengalihan jalur sementara menjadi langkah yang paling realistis dan aman untuk saat ini. Pengalihan jalur dinilai penting sambil menunggu penanganan teknis dan perbaikan permanen pada ruas jalan yang terdampak.

Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dibandingkan memaksakan penggunaan jalur yang berisiko tinggi.

Mahyeldi
Mahyeldi

Baca juga: Awali 2026, Pemko Padang Panjang Gelar Apel Bersama Seluruh ASN

Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan instansi teknis terkait. Ia meminta agar kajian teknis segera dilakukan untuk menentukan langkah penanganan terbaik, baik berupa perbaikan, penguatan struktur jalan, maupun pembangunan jalur alternatif.

Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, siap mendukung upaya pemerintah kabupaten dalam penanganan infrastruktur terdampak bencana.

Penanganan Bertahap dan Terukur

Mahyeldi menegaskan bahwa penanganan jalan terdampak bencana harus dilakukan secara bertahap dan terukur, mengingat kondisi geografis wilayah yang rawan bencana. Selain perbaikan fisik, aspek mitigasi juga harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia meminta dinas terkait untuk memperhitungkan faktor alam, drainase, serta kekuatan tanah dalam perencanaan perbaikan.

Perhatian terhadap Aktivitas Masyarakat

Gubernur juga menyoroti dampak kerusakan jalan terhadap aktivitas harian masyarakat, terutama akses ke pusat ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Oleh karena itu, pengalihan jalur harus disosialisasikan dengan baik agar tidak membingungkan warga.

“Informasi harus jelas supaya masyarakat tahu jalur mana yang aman dilalui,” ujarnya.

Imbauan Waspada dan Keselamatan

Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga diminta tidak memaksakan melintasi jalur yang telah dinyatakan rawan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemprov Sumbar juga mengingatkan pemerintah daerah untuk memasang rambu peringatan dan pengamanan di lokasi rawan.

Komitmen Pemprov Sumbar

Mahyeldi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung penanganan pascabencana, khususnya perbaikan infrastruktur vital seperti jalan. Ia berharap dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat, pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan aman.

“Kita ingin masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan aman,” tutup Mahyeldi.

Shoppe Mall