iNews Padang Panjang – Pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menunjukkan hasil positif. Perbaikan ruas jalan provinsi yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp19 miliar telah rampung dan dinyatakan tuntas pada akhir tahun 2025.
Rampungnya proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang selama ini mengandalkan akses jalan tersebut.
Infrastruktur Strategis Penopang Aktivitas Warga
Ruas jalan provinsi yang diperbaiki merupakan jalur strategis yang menghubungkan sejumlah kawasan permukiman, sentra pertanian, hingga pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Sebelum diperbaiki, kondisi jalan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari lubang, permukaan bergelombang, hingga drainase yang tidak berfungsi optimal.
Dengan selesainya proyek ini, kondisi jalan kini lebih mulus dan aman dilalui, baik oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik.
Proyek APBN Rp19 Miliar Selesai Tepat Waktu
Pemerintah memastikan proyek perbaikan jalan tersebut diselesaikan sesuai target waktu dan anggaran. Dana sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari APBN dimanfaatkan untuk pekerjaan peningkatan struktur jalan, perbaikan badan jalan, pengaspalan ulang, serta pembenahan sistem drainase di sejumlah titik rawan genangan.
Pihak pelaksana proyek juga disebut telah melalui proses pengawasan ketat guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Baca juga: Wako Padangpanjang Hendri Arnis Lantik Pimpinan Baznas
Tingkatkan Konektivitas dan Keselamatan
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menilai, selesainya perbaikan jalan ini akan berdampak langsung pada peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Jalan yang sebelumnya rawan kecelakaan akibat kerusakan kini menjadi lebih layak dan aman.
Selain itu, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin baik, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat dan biaya transportasi dapat ditekan.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada mobilitas, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Akses yang lebih baik diyakini akan memudahkan distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan produk UMKM ke pasar yang lebih luas.
Pemerintah daerah berharap, keberadaan jalan yang representatif dapat menarik minat investasi serta memperkuat aktivitas perdagangan dan pariwisata di wilayah sekitar.
Apresiasi untuk Dukungan Pemerintah Pusat
Pemprov Sumbar menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui pendanaan APBN. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen untuk terus merawat dan menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Komitmen Lanjutkan Pembangunan Berkelanjutan
Ke depan, Pemprov Sumatera Barat memastikan akan terus mengusulkan program peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan lainnya, baik melalui APBD maupun APBN. Pembangunan yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Rampungnya proyek jalan provinsi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, merata, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.












