iNews Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menetapkan Bancah Laweh sebagai lokasi terpusat Pasa Pabukoan selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini diambil untuk menata aktivitas perdagangan musiman agar lebih tertib, nyaman, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Penetapan lokasi terpusat tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan penumpukan pedagang di sejumlah ruas jalan utama kota.
Bancah Laweh Jadi Sentra Kuliner Ramadan
Pemko Padang Panjang memilih Bancah Laweh karena dinilai strategis, mudah diakses, serta memiliki kapasitas memadai untuk menampung pedagang dan pengunjung. Area ini akan disulap menjadi sentra kuliner Ramadan yang menyajikan beragam takjil khas Minangkabau.
Mulai dari kolak, gorengan, aneka kue basah tradisional, hingga makanan kekinian, semuanya dapat ditemui di satu lokasi yang tertata rapi.
Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
Pemusatan Pasa Pabukoan ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadan. Pemko Padang Panjang membuka ruang seluas-luasnya bagi pedagang lokal untuk berpartisipasi dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan pemerataan.
“Pasa Pabukoan ini bukan hanya tradisi Ramadan, tetapi juga sarana menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar perwakilan Pemko Padang Panjang.

Baca juga: Dukung Gerakan Indonesia ASRI Serta Sambut Ramadan, Pemko Dan Forkopimda Gelar Goro
Penataan dan Pengawasan Lebih Optimal
Dengan lokasi yang terpusat, pemerintah daerah lebih mudah melakukan pengawasan, baik dari sisi kebersihan, keamanan pangan, maupun ketertiban umum. Petugas gabungan akan disiagakan untuk memastikan aktivitas jual beli berjalan lancar tanpa mengganggu pengguna jalan.
Selain itu, pengelolaan sampah menjadi perhatian utama agar kawasan Bancah Laweh tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Antisipasi Kemacetan dan Gangguan Ketertiban
Selama Ramadan, aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa biasanya meningkat signifikan. Oleh karena itu, Pemko Padang Panjang juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi Pasa Pabukoan untuk mengantisipasi kemacetan.
Masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas dan memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan.
Sambutan Positif Masyarakat
Kebijakan pemusatan Pasa Pabukoan di Bancah Laweh mendapat respons positif dari masyarakat dan pedagang. Selain lebih tertata, pengunjung juga merasa lebih nyaman karena dapat berbelanja takjil di satu kawasan tanpa harus berpindah-pindah lokasi.
Warga berharap kebijakan ini dapat terus dievaluasi dan dikembangkan agar menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas setiap tahunnya.
Komitmen Pemko Padang Panjang
Pemko Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan ekonomi rakyat selama Ramadan dengan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan kota.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban selama pelaksanaan Pasa Pabukoan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.












